A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: public/Readmore.php

Line Number: 38

Backtrace:

File: /home/smkn2rks/web/smkn2rangkasbitung.sch.id/public_html/application/controllers/public/Readmore.php
Line: 38
Function: _error_handler

File: /home/smkn2rks/web/smkn2rangkasbitung.sch.id/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Workshop Literasi Sejarah | SMKN 2 Rangkasbitung

SMKN 2 Rangkasbitung

Jl. Dewi Sartika No. 46 L Rangkasbitung 42314

Bangga

Workshop Literasi Sejarah

Kamis, 22 Januari 2026 ~ Oleh admin ~ Dilihat 31 Kali

SMK Negeri 2 Rangkasbitung menggelar Workshop Literasi Sejarah dengan tema “Revitalisasi Nilai-Nilai Sejarah melalui Literasi Kritis untuk Menguatkan Karakter Kebangsaan Siswa” sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi kritis para siswa sekaligus memperkuat karakter kebangsaan.

Kegiatan workshop ini dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026 yang diikuti oleh siswa kelas 10 dan 11. Workshop ini juga merupakan hasil kerja sama antara SMK Negeri 2 Rangkasbitung dengan Universitas Setia Budhi.

Dalam workshop ini, literasi sejarah dipahami tidak hanya sebagai kemampuan membaca teks, tetapi juga memahami makna dari apa yang dibaca. Siswa diajak untuk menyadari bahwa informasi atau berita yang dibaca dapat berdampak negatif secara tidak sadar apabila tidak dipahami secara kritis dan mendalam.

“Siswa perlu dibekali kemampuan untuk memahami isi bacaan secara utuh, mencari informasi dari berbagai sumber, dan tidak hanya melihat suatu peristiwa tuh dari satu sudut pandang aja,’ jelas April sebagai narasumber dari Universitas Setia Budhi.

Literasi sejarah memiliki peran penting dalam dunia pendidikan. Pertama, literasi sejarah melatih kemampuan berpikir kritis siswa dalam menganalisis peristiwa masa lalu dan keterkaitannya dengan kondisi saat ini. Kedua, literasi sejarah menjadi sarana efektif untuk menangkal hoaks dan informasi palsu, khususnya yang berkaitan dengan isu sejarah dan kebangsaan. Ketiga, pemahaman sejarah yang baik dapat menumbuhkan identitas serta karakter kebangsaan, sehingga siswa memiliki rasa bangga dan cinta terhadap bangsa dan negaranya. Selain itu, literasi sejarah juga membantu siswa memahami berbagai persoalan sosial yang terjadi di masyarakat sebagai bagian dari proses sejarah yang berkelanjutan.

Melalui penguatan literasi sejarah ini, sekolah berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat, berpikir kritis, serta mampu menyikapi arus informasi secara bijak untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Dokumentasi Kegiatan

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT